Para-Site Indonesia : Ajang Edukasi Perkembangan Streetwear Lokal & Internasional.

Streetwear lokal pada masa kini sedang naik daun dan diminati para anak muda. Label & brand lokal banyak bermunculan dengan keunikannya tersendiri. Banyak brand lokal dengan produk yang telah menembus pasar luar negeri, menawarkan kualitas & desain menarik yang menjadi keunggulan masing-masing brand. 


Para-Site Indonesia hadir bekerjasama dengan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) untuk memfasilitasi 8 brand streetwear lokal untuk mengikuti ajang Para-Site 2019 yang diselenggarakan di The Moon, Hotel Monopoli pada 26 Mei 2019 lalu. Hal ini menjadi salah satu upaya untuk mendorong & mengembangkan produk lokal ke pasar global.

Brand-brand lokal yang hadir pada Para-Site Indonesia adalah Maris, Elhaus, Ageless Galaxy, Annas Tribe, Failure, Nindito, Krizliberation dan Yeszy.


Tidak hanya brand lokal, Para-Site pun mengundang tamu dari berbagai brand internasional seperti Woei Tjin (Founder of Woei Retail Store di Rotterdam), Abderahmane Trabsini (Daily Paper, Amsterdam), Andrew (Sandalboyz, Los Angeles), Masta Lee (Patta, Amsterdam) & Yeti Out (Music Collective & Streetwear Collaborator, Hong Kong).


Pada acara ini, diadakan juga panel discussions bersama para praktisi brand internasional & lokal untuk mengedukasi streetwear brand experience & bagian-bagian bisnisnya. Pengunjung pun dapat bertanya seputar mengembangkan sebuah brand streetwear & lain-lain.


Acara kerjasama Para-Site dengan Bekraf ini bertujuan untuk penggerak menggunakan produk lokal dan mengapresiasi kreatifitas anak-anak muda Indonesia.

Para-Site Indonesia berlangsung sangat meriah dengan pengunjung yang aktif bertanya dengan para praktisi brand internasional & pemilik brand lokal pula, diikuti dengan after-party yang diramaikan oleh Sir Rocco, Lofiindeh, Holly Boogie, Masta Lee & Yeti Out di penghujung acara.







No comments

Powered by Blogger.