Tensky Talks Vol.011 with Onar







Photo by : Edward Andrianto (@edwardandrianto)

ONAR (@onar_) adalah sebuah grup atau bisa dibilang sebagai hip-hop collective di Jakarta. Meskipun ONAR menonjol di karya musik hip-hopnya, ONAR selalu berinovasi dengan ide-ide & gagasan yang beda dan berani untuk mengekspresikannya lewat media musik dan media lainnya. Tensky kali ini mendapat kesempatan untuk melakukan wawancara dengan ONAR saat tampil di Malang.

---------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Apa sih Onar itu ? Sebuah grup atau pergerakan sih ?

Laze : Onar itu mindset. Onar itu bisa dibilang kelompok kru kolektif kreatif, tidak hanya bergerak di bidang musik juga tapi paling mantapnya memang Onar adalah mindset yang ada di para pelakunya.

Awalnya kenapa pakai nama ONAR ?

Laze : Dulu sempet mikir mau pake nama Clever Dumb, pintar-pintar bodoh. Gue pikir norak juga. Terus gue pake ONAR kepanjangannya Original Nasty A** Rascal, tapi ONAR aja udah cocok untuk merepresentasikan sifat-sifat kita dan mulai sekarang udah terarah di visual-visual dan nama itu cukup mewakili. Mudah diingat oleh temen-temen.

Anggotanya ONAR tuh siapa aja sih ?

Laze : Awalnya gue mulai dengan 2 teman gue, Joni sama Aron. Awalnya kita nongkrong bareng di kosan gue, lalu kedatangan Abim, Ayub, terus Aryo. Riza beatmaker juga. Ada Daniel dan Edward jadi road manager belakangan ini.

Apa sih pesan dibalik lagu Substansi yang ditampilkan Noise ?

Noise : Lagunya itu sebenarnya ngga ada isinya buat gue. Kalo Veteran kaya ada konten jelas yang ingin gue bawa. Kalo Substansi, gue cuma mau mengekspresikan pendapat gue lewat lagu. Gue kaya pengen menginterpretasikan energinya dari grime. Gue suka Skepta ya era grime tracksuit mafia dan segala macam itu. Menurut gue “Wah ini boleh juga”. Gue merasa sejalan juga dengan spiritnya mereka. Dari aspek sound, gue juga bikin sama karena gue pengen dapet spirit yang sama. Gue pengen kasih warna yang baru aja.

Semakin sering Onar tampil di berbagai tempat di Indonesia, semakin banyak pula yang menyukai dan mengharapkan Onar untuk tampil di daerah lain. Bagaimana pendapat kalian untuk antusiasme tersebut ?

Noise : Ya wajar sih. Haha…

Laze : Kalo gue sih seneng banget. Dulu gue pernah ngalamin era hip-hop sedikit banget mendapat apresiasi dari khalayak umum. Kalo dulu orang-orang hip-hop pake baju kebesaran diketawain. Kalo gue dateng ke acara hip-hop kaya dateng ke acara cosplay aja. Setelah itu gue melihat banyak apresiasi, gue jadi lebih semangat untuk jalan lebih jauh lagi dan awal yang baik untuk Onar.

Saat ini apakah kalian menemukan hambatan-hambatan dalam mengembangkan Onar ?

Laze : Hambatan sih selalu ada. Pertama, modal adalah musuh semua orang, Kedua sumber daya manusia sebenernya dalam membangun sesuatu pasti kita butuh orang-orang dan juga perlu ada sesuatu yang dikorbankan. Hambatan-hambatan itu sebenernya anak tangga yang harus kita naikin untuk mencapai level selanjutnya sih.
  
Dengan melihat perkembangan hip-hop, menurut Onar apakah hip-hop dapat terpresentasikan sebagai musik masa kini & wadah sebagai ekspresi pendapat ?

Laze : Sebenarnya udah banyak banget temen-temen yang memiliki gaya musik tersendiri di hip-hop, cuma orang-orang masih melihat itu di bentuk party atau hura hura semacam itu. Hip-hop tuh masih sebagai tren aja. Orang yang ke rootsnya banget ke hip-hop gak sebanyak kelihatannya. Everybody dress like rapper now. Orang yang beneran ngulik dan embrace hip-hop spirit gak sebanyak itu. Gue gabisa berharap orang jadi bakal lebih ngulik. Jadi menurut gue tanggapan gue untuk menanggapi itu adalah gue membuat musik yang lebih bisa di embrace untuk khalayak luas jadi lebih open minded gitu.

Noise : Gue ngelihatnya tuh kaya…mungkin emang momennya ya internet banyak informasi tentang musik-musik, banyak platform juga yang bisa dipakai oleh orang-orang. Kaya sekarang deh kan, banyak musik indie muncul di platform musik yang kita punya di handphone.

Laze : Sekarang juga lebih mudah kalo kalian mau ngeluarin sesuatu. Lo punya aspirasi dan kalian sebar ke internet, itu udah mudah banget. Kalo hip-hop tiba tiba naik dan skena mulai tumbuh, di berbagai genre itu baik banget pertumbuhannya. Sejujurnya kalo gue ngerasa dari industri musik, orang-orang masih pada ngawang, mereka belum ada pijakan yang pasti. Pada era ini, belum ada formula yang pas untuk membuat musik jadi blow up.

Lewat kolektif ONAR, pernyataan apa yang ingin Onar sampaikan kepada para pendengar ?

Noise : Kita membuat Onar ini karena kita mau melakukan ini dan kita suka. Memang kita ngerasa, kita melakukan ini dengan harapan orang lain juga bisa bikin seperti ini juga. Onar bukan mau menjadi dominan atau berkuasa. Jadi dengan adanya Onar, temen-temen juga bisa membuat hal semacam ini. Sedikit dorongan untuk menularkan semangat kepada yang lain, kurang lebih sih kaya gitu. Abim aja bisa, Laze aja bisa dan juga Ayub. Gue baru ngerap pas Veteran. Semua itu bisa bisa aja, kita seneng banget menerima berbagai apresiasi, cuma kita lebih seneng lagi kalo temen-temen bisa membuat yang lain, ngga cuma musik tapi bisa dibidang lainnya.

Laze : Seperti tadi gue bilang, Onar itu mindset.

Harapan Onar kepada para pelaku musik hip-hop di Indonesia ?

Laze : Harapan gue sih gas terus aja bro haha. Gue dateng dari komunitas hip-hop juga, jadi main lah sama komunitas2 lain juga. Karena kalo jadi rapper diantara para rapper lo jadinya nyebar garam di laut, udah keburu asin dan harus nyebar di tempat lain.

Noise : Kalo saran dari gue khusus untuk para rapper, Lagu itu didenger bukan dibaca.

Ayub : Kalo harapan dari gue jangan sampe generasi yang sekarang menutup diri. Lo gali segala sesuatu. Gue nyanyi gitu RnB kontemporer. Tapi gak menutup diri juga hip-hop atau yang lain keroncong. Benar-benar harus buka mata apalagi banyak platform musik yang bisa kalian denger. Jangan kalian cuma menyerap dari Onar, Cul De Sac aja gitu. Banyak hal lain yang bisa kalian gali dan cari intisarinya buat kalian.

Keep an eye out on ONAR on internet & your town ! Their performance are gold.
Check out another gems from ONAR Boys on below.

No comments

Powered by Blogger.