TEN-SKY TALKS #001 : Dipha Barus



Watch out, Dipha Barus are ready to make you dance with his musical formula.

   Karir Dipha Barus semakin naik di dalam negeri setelah single lagunya “ No One Can’t Stop Us” meraih penghargaan Karya Produksi Dance/Electronic Dance Music Terbaik di Anugerah Musik Indonesia 28 September 2016. Maret lalu, Dipha Barus merilis single keduanya berjudul “All Good” bersama Nadin Amizah (@cakecaine). Dengan semua yang dicapai olehnya, Dipha Barus membuat namanya semakin populer di EDM Indonesia.

 Minggu malam bertanggal 2 April 2017, Dipha Barus akan tampil di Indie Clothing Expo Surabaya 2017 dan Tenboi juga sempat ngobrol dengan Dipha sebelum ia tampil.

Tenboi : Hi what’s up Dip, Welcome to Surabaya ! How have you been ?

Dipha : Hi ! Im very good, Thank you. Gue siap untuk tampil di indie clothing setelah ini, mempersiapkan final mixing buat Surabaya and yep, I’m ready !  


Tenboi : Cerita dong tentang single terbaru dipha yang “ All Good “. Gimana proses penyelesaian single itu dan apa aja rintangan yang dihadapi Dipha waktu itu ? 



Dipha : Pertanyaan menarik sob ! Gue produksi “All Good” perjuangannya ngga main-main. Gue nggak menyangka dapat rintangan yang banyak untuk rilis satu single. Ketika itu, ada anggota tim gue yang lost contact gitu aja. Di media gue nggak bilang apa-apa. Tim inti gue tiba-tiba ada kesibukan sendiri, ada masalah keluarga. Pada saat itu juga, gue harus cari orang pengganti dalam waktu 1 jam karena single itu harus keluar. Gue sempat harus batalin press conference pada pertama kali, dan kali ini gue ngga mau batalin lagi. Single itu harus keluar pada tanggal itu juga. Gila banget deh ! Gue nggak pernah ngerjain satu single yang serumit itu. Bikin material “All Good” nya sih cepet, cuma ribet aja waktu itu. Ada yang dilarang diputar di sebuah media lah. Finally “All Good” rilis dan gue lega banget.

Tenboi : Keseluruhan berapa lama bang untuk menyelesaikan “All Good” ?

Dipha : Gue mulai produksi “All Good” dari maret 2016. Saat rilis “No One Cant Stop Us” setelah itu gue langsung edit-edit lagi singlenya dan desember selesai. “All Good” baru gue rilis maret 2017 soalnya bulan januari ngga ada yang nge rilis sama sekali. Gue juga bikin materi konser untuk Bunga Citra Lestari dan ngerjain lagu re-work sama Bunga Citra Lestari juga.


Tenboi :  Oh iya ! Lagu Dipha dengan Bunga Citra Lestari yang judulnya “Aku Wanita” itu rework ya ?

Dipha : Gue diminta sama Bunga nya sendiri, dia bilang “ Gue pengen bikin lagu sama kamu dip” gue jawab “Mau lagu yang kaya apa?” “ Gue ngga tau juga “. Terus dia cek folder lagu laptop gue dan dia nemu lagu Reza Artamevia “ Aku Wanita “. Spontan dia langsung bialng “ Ini lagu gue banget dip ! Kita bikin ini aja dip “ dan jadi deh re-work gue sama dia di sela-sela gue produksi “All Good”

Tenboi : That’s cool bro ! Bicara tentang viral, pernah ngga menyangka kalau pendengar single “ No One Cant Stop Us” sampai pada angka 2,8 juta di Spotify ?

Dipha : Ngga pernah. Haha ( tertawa )



Tenboi : Hal apa yang selalu mengawali diri lo untuk terus berkarya Dip?

Dipha : Pokoknya semua karya gue, gue bakal mikir nothing to lose sih. Semisal kita berpikir bagaimana cara bikin lagu yang viral. Ketika karya kamu ngga menjadi viral dan gak seperti yang kamu harapkan itu pasti elo kecewanya gila-gilaan, jadi gue mikirnya berkarya aja sebebas mungkin. Gue tunjukkin aja hasil karya dan ngga expect apa-apa. Elo udah berusaha beri yang terbaik dan tunjukkin aja ke orang lain. Ini karya gue.

Tenboi : Gue denger dalam single “ No One Cant Stop Us “ Elo berusaha memadukan beberapa instrumen asli Indonesia. Is it true ?

Dipha : Bener banget bro. Gue sengaja masukin instrumen gamelan, ada juga gamelan rindik bali. Terus aku tambahin juga suara Saman asli Aceh juga. Sebab gue masukin instrumen ini karena gue rasa EDM Internasional belum ada yang masukin elemen instrumen Indonesia. I think its something brand new for listeners too

Tenboi : That’s awesome bro ! Sekarang ini teman-teman di sosial media lagi ramai bicarain “Pon Your Tone” dan Dipha sendiri adalah foundernya. Di Instagram pun, Pon Your Tone selalu muncul dengan update video yang didesain segar dan selalu memiliki pesan tersendiri. Begitu juga dengan beberapa format acara Pon Your Tone. Tujuan awal dibentuk Pon Your Tone apa sih bro ?





Dipha : Tujuannya cuma mau memberikan pilihan musik yang berbeda buat temen-temen. Pada saat itu, di radio gencar banget lagu-lagunya David Guetta, Zedd dan lainnya. Pertama kali gue merancang Pon Your Tone gue sama Gianni Fajri. Gue sama Gianni dulu pacaran haha. Ini proyek pacarana ceritanya. Gue udah pacaran lama sama Gian, sampe suatu hari gue ajak Gian “ Eh kita buat yuk iseng-iseng berdua. Elo ( Gian ) bikin desain konten nya, gue yang bikin musik-musik pilihannya yang pas” Setelah itu masuk deh temen gue, Samuel dan temen-temen lain. Rame-rame pada bilang “ Yaudah kita buat aja ini berkelanjutan, tiap artwork yang kita buat, memiliki pesan positif. Coba liat, ngga ada yang buat kaya kita lakuin” Setelah itu kita iseng-iseng bikin acara Pon Your Tone. Alhasil rame. Bener-bener diluar ekspektasi banget. Dari yang iseng, it turns out its so crowded. We didnt expected that much. Gue bilang ke temen-temen, kalo elo mau buat sesuatu dan itu ada pesan positifnya, just do it man. You don’t have to give a f**k about what they say.

Tenboi : That’s really great bro ! In the future, apakah Dipha akan merilis single terbaru ?

Dipha : Gue sekarang lagi mengerjakan projek dengan ramengvrl, dan juga gue lagi ngerjain projek single dengan Vince Staples. Semoga cepat selesai and I hope you all can listen it soon !

Tenboi : Pernah terpikir untuk membuat album atau EP kedepannya Dip ?

Dipha : Gue kepikiran gitu tapi gue mau EP yang gue bikin adalah free download buat semuanya. Bagi gue, music is for everyone. Everyone can listen it. You don’t have to pay for a song. Chance The Rapper yang lagu-lagunya gratis, mampu meraih 2 Piala Grammy kemarin. Padahal no major label. Really inspiring !

Tenboi : Dip, ada pesan ngga buat para produser muda Indonesia ?


Dipha : Apapun karya musik kalian, don’t be afraid to show it to peoples and don’t think about everyone talk about you. Just do it, don’t hold yourself !

Tenboi : Good luck and thank you for your time Dipha!
            
   Setelah melakukan interview, saya menyempatkan untuk berbincang-bincang dengan Dipha dan berkumpul bersama Bounce Squad Surabaya di Grand City Surabaya. Tak lama kemudian, Dipha dan timnya harus ke backstage untuk mempersiapkan penampilan Dipha Barus sebagai penutup Indie Clothing Expo 2017 and Dipha’s performance are smashing the stage. Everyone’s singing Dipha’s All Good. What a night !

No comments

Powered by Blogger.